![]() |
| Aser Gobai/ ist |
TIMIKA|Bintang Timur--- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [DPRD] kabupaten
Mimka, Aser Gobai mengatakan dana Otsus di papua orang asli Papua belum keluar
dari belenggu kemiskinan.
"Otonomi khusus menjamin Bintang Kejora
bagian dari amanah salah satu budaya di Papua dan hal Itu satu paket dengan
otonomi khusus Aceh di pake partai lokal ache sedangkan papua tidak,” kata Aser
di Timika, Jumat ,(2/2/2018)
Dikatakan mekanisme pelaksanaan dana otusus tidak
perpihakan kepada masyarakat asli papua. Dalam hal ini pejabat jakarta
mempersalahkan pemerintah daerah. Karena pejabat jakrta harus sadar pentetapan
aturan karena kenyatan dilapangan tidak sesui denngan Amanat UU Otonomi khusus.
“Jadi kita jujurlah terhadap pelaksanaan program
kerja dalam pemanfaat dana otonomi khusus karena banyak orang asli papua keyatan
hidup dalam garis dibawah kemiskinan.
Mereka tidak punya daya untuk mencari keadilan ungkapan mereka hanya tulis di
mensos,”tuturnya
Politisi NasDem ini menambahkan,masyarakat asli
papua merasah bahwa Bintang Kejora adalah lambang budaya karena OAP mengakui
bahwa dana otsus tidak rasakan bagai orang asli Papua,”tutupnya
[ernest]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar